Mahligai Hujan

Lantaran sekarang hujan, bagaimana kalau kita saling merindukan? Jika kau setuju, akan kubuatkan sebuah mahligai yang anti banjir. Aku percaya, kau akan betah untuk tinggal berlama-lama. Sebab di luar, tak ada lagi tempat yang kau temukan tuk menunggu redanya hujan atau sekedar menghangatkan badan. Aku juga percaya, di sana kau akan merasa nyaman sebab hujan di luar tak bisa menembus masuk ke ruangan. Jendela lapis bajanya telah kupasangi peredam, siap menghalau setiap gemuruh badai yang membuatmu kerap merasa ketakutan. Lalu kemudian, akan kubuatkan juga secangkir teh untuk menemani gigil tubuhmu yang kesepian, meski tanpa bahuku tuk melepas segala pongah akibat rindu yang panjang dan tak selesai sebentar.

(Bersama hujan).

Ciputat, 16-02-17.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s