Sudah Kutulis Satu Puisi

Sudah kutulis satu puisi
seperti pintamu
sebelum pukul satu
kukirim untuk kau
simpan

:sayang, sebaik-baiknya perasaan
adalah yang tak pernah meninggalkan

kesedihan dan kesenangan
mereka bersisihan
– bergantian, seperti siang dan malam

kita tak pernah tahu
kapan kematian datang
roda kehidupan masih berputar
mengelilingi setiap perasaan
yang haus kerinduan dan tertinggal di perjalanan

sudah kutulis satu puisi
kuhabiskan berlembar-lembar
agar kelak
kau baca dengan debar
dan getar

sebab tak ingin aku
di sepanjang musim
melihat cuaca di matamu luruh
dan tumpah, meruah; bah.

Ruang Tengah, Ciputat-Tangerang Selatan.
08-09-16

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s